Tuesday, 4 August 2015

Cara Memegang Kamera

Salah satu problem umum bagi pemula fotografi adalah "camera shake" yang menyebabkan hasil gambar menjadi blur - biasanya karena kamera tidak benar-benar "diam" saat tombol shutter ditekan.
Sebabnya adalah cara yang umum dipakai oleh pemula dalam memegang kamera digitalnya dengan posisi lengan yang terlalu jauh dari badan saat memotret - bahkan sering dengan satu tangan. Semakin jauh tangan menjangkau keluar dari badan semakin besar resiko goyangan dan ketidakstabilan saat memencet tombol shutter.

Bagaimana Cara Memegang Kamera


Tripod adalah cara yang paling baik untuk menstabilkan kamera. Namun jika kamu tidak punya tripod atau kamu memotret objek bergerak yang membutuhkan fleksibilitas dalam mengkomposisi gambar maka cara paling mudah untuk melakukannya adalah memegang kamera dengan kedua tangan. 

Begini garis besar cara memegang kamera yang benar:
  • Gunakan tangan kananmu untuk memegang grip kamera. Letakkan telunjuk kanan sedikit di atas tombol shutter, jempol kanan memegang bagian belakang kamera sementara tiga jari yang lain menggenggam grip kamera.
  • Posisi tangan kiri tergantung jenis kameramu, namun secara umum harus menopang bobot kameramu. Bisa menopang bagian bawah kamera, atau menopang lensa jika memakai DSLR.
  • Jika memakai viewfinder untuk mengatur shot maka posisi kamera akan dekat dengan badan sehingga menambah stabilitas, namun jika kamu memakai LCD usahakan tempelkan kedua lenganmu di sisi kanan kiri badan dan posisikan kamera jangan terlalu jauh dari wajah (sekitar 30 cm).
  • Bersandar pada sesuatu yang solid untuk menambah stabilitas seperti tembok, pohon, berlutut, atau duduk. Jika tidak memungkinkan untuk bersandar renggangkan kakimu seperti membentuk kuda-kuda untuk menambah stabilitas. Semakin tenang badanmu maka akan semakin diam posisi kamera.
Tip lain agar hasil gambar tidak blur - sebelum menekan tombol shutter ambillah napas yang dalam namun lembut, tahan, pencet tombol shutter, lalu bernapaslah normal kembali. Motode yang lain adalah kebalikannya, hembuskan napas, tahan, tekan tombol shutter, bernapas normal lagi. Mana yang lebih cocok silahkan dicoba sendiri.

No comments:

Post a Comment